🧠 Analisa AI Sebaran Sensor Seismik

Evaluasi kecerdasan buatan terhadap kesiapan jaringan sensor untuk Sistem Peringatan Dini Gempa Bumi berdasarkan sumber-sumber seismik aktif di Indonesia

β€”
Total Stasiun
β€”
Skor Cakupan
β€”
Zona Seismik
β€”
Gap Teridentifikasi
β€”
Cluster Padat
β€”
Bisa Direlokasi
πŸ—ΊοΈ Peta Analisa Sumber Gempa & Sebaran Sensor
Sumber Gempa (Sesar/Patahan)
Stasiun Sensor
Stasiun Seismik (β–½)
Simbol Lain
Kota Prioritas Kritis
⭐ Rekomendasi Lokasi Baru
πŸ“Š Analisa Cakupan per Zona Seismik

Persentase titik zona seismik yang tercakup sensor dalam radius 100 km. Grade: A(β‰₯80%) B(β‰₯60%) C(β‰₯40%) D(β‰₯20%) F(<20%)

Zona Seismik Risiko Stasiun (<100km) Cakupan Grade
⭐ Rekomendasi Lokasi Sensor Baru

Lokasi prioritas untuk penambahan sensor berdasarkan gap analisis.

πŸ” Sensor Terlalu Berdekatan (Cluster < 5 km)

Stasiun yang berjarak <5 km satu sama lain. Sensor berlebih dapat direlokasi ke area yang kekurangan cakupan.

Lokasi Stasiun Jumlah Berlebih
πŸ”„ Saran Relokasi Sensor

Pindahkan sensor dari cluster padat ke area daratan yang kekurangan cakupan.

🌍 Detail Zona Sumber Gempa Indonesia
πŸ“ Metodologi Analisis

⚠️ Analisis ini bersifat indikatif dan menggunakan data koordinat patahan yang disederhanakan. Untuk perencanaan riil, diperlukan studi geologi detail, analisis hazard probabilistik (PSHA), dan survei lapangan.