Evaluasi kecerdasan buatan terhadap kesiapan jaringan sensor untuk Sistem Peringatan Dini Gempa Bumi berdasarkan sumber-sumber seismik aktif di Indonesia
Persentase titik zona seismik yang tercakup sensor dalam radius 100 km. Grade: A(β₯80%) B(β₯60%) C(β₯40%) D(β₯20%) F(<20%)
| Zona Seismik | Risiko | Stasiun (<100km) | Cakupan | Grade |
|---|---|---|---|---|
Lokasi prioritas untuk penambahan sensor berdasarkan gap analisis.
Stasiun yang berjarak <5 km satu sama lain. Sensor berlebih dapat direlokasi ke area yang kekurangan cakupan.
| Lokasi | Stasiun | Jumlah | Berlebih |
|---|---|---|---|
Pindahkan sensor dari cluster padat ke area daratan yang kekurangan cakupan.
β οΈ Analisis ini bersifat indikatif dan menggunakan data koordinat patahan yang disederhanakan. Untuk perencanaan riil, diperlukan studi geologi detail, analisis hazard probabilistik (PSHA), dan survei lapangan.